Jumat, 09 April 2010

Bercahayalah seperti Bintang

Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, hiduplah seorang yang bernama Thomas Alva Edison. Ia lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Ohio, Amerika Serikat dan meninggal pada usia 94 tahun di New Jersey.

Yang sungguh mengagumkan dari kehidupan Edison adalah hasil karyanya. Selama hidupnya dia telah menghasilkan penemuan penemuan yang dipatenkan sebanyak 1368 buah, belum termasuk beberapa penemuan yang tidak ia patenkan di awal karirnya. Dengan perkataan lain, Edison menghasilkan sebuah penemuan setiap 2 mingu sekali sejak hak patennya yang pertama pada usia 22 tahun. Hak patennya yang terakhir ia dapatkan pada usianya yang ke 83 tahun. Sungguh hidup yang sangat produktif.

Edison menyatakan bahwa kerinduan paling besar di dalam hidupnya adalah menciptakan lebih banyak lagi penemuan-penemuan. Dia tidak pernah mau menciptakan penemuan yang tidak bisa memberikan kebaikan dan keuntungan untuk orang lain. Dia selalu mencari tahu terlebih dulu apa yang dibutuhkan oleh dunia, baru kemudian mulai menciptakan penemuan untuk menjawab kebutuhan itu. Dan, dia dengan bangga menyatakann bahwa dia tidak pernah menciptakan senjata untuk membunuh. Sungguh dunia menjadi lebih baik dengan kehadiran seorang Thomas Alva Edison.

Ketika dia meninggal, seluruh dunia ikut berduka. Pada saat penguburannya, tidak terhitung jumlah, komunitas, dan perusahaan yang memadamkan lampunya sejenak untuk meghormati Thomas Alva Edison.

Mengenai kemampuan manusia, Edison pernah menyatakan "Jika semua melakukan hal hal yang memang mampu kita lakukan, kita akan mengejutkan diri kita sendiri." Dunia akan merasakan sukacita yang luar biasa jika semakin banyak orang yang hidup seperti Thomas Alva Edison, seorang yang membawa kebaikan untuk dunia. Itulah contoh bintang sejati. Hidup seperti itulah yang Tuhan inginkan dari kita semua.


BINTANG DI MATA TUHAN


Menjadi seorang bintang? Apa maksudnya menjadi seorang bintang? Jika anda renungkan sejenak, apa yang ada di benak anda tentang seorang bintang?
Ketika berbicara mengenai bintang, biasanya hal hal berikut inilah yang ada di benak orang orang :

a. Seorang yang berprestasi luar biasa
b. Seorang yang dikagumi orang banyak karena kesuksesannya
c. Seorang yang tidak mudah dilupakan
d. Seorang yang mampu membuat orang lain iri
e. Seorang yang sungguh sungguh puas dengan kehidupan mereka
f. Seorang yang menonjol
g. Seorang yang hebat
h. Seorang yang utama

Menurut kamus Webster, seorang bintang adalah seorang yang terbaik di suatu bidang tertentu . Apa definisi Anda mengenai seorang bintang? Mungkin di benak kita timbul pertanyaan " Apakah bintang itu alkitabiah? BUkankah lebih baik kita tidak usah menonjolkan diri, low profile saja? Kalau menonjol seperti orang sombong, sednagkan Alkitab memerintahkan kita untuk tidak sombong."

Filipi 2:14-15,
"Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut sungut dan berbantah bantah, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak anak Allah yang tidak bercela di tengah tengah angkatan yang bengkok ini sehingga kamu BERCHAYA di antara mereka seperti bintang bintang di dunia."

Tuhan menginginkan kita menjadi seorang yang menonjol, tidak sama dans erupa dengan orang orang di dunia, sehingga kita bercahaya layaknya seorang bintang. Selain itu, dari Kitab kejadian kita mengetahui bahwa kita ini diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Apakah Tuhan kita adalah Tuhan yang biasa biasa saja? TIDAK, Tuhan kita adalah Tuhan yang sungguh Luar biasa! Jika demikan maka seorang yang serupa dan segambar dengan Allah bukanlah orang yang biasa biasa saja dan berprestasi rata rata, melainkan seorang yang menonjol dan berprestasi luar biasa. Aku percaya Tuhan mau kita menjadi berkat untuk dunia yang terhilang. Hanya orang yang diberkati yang dapat menolong orang yang kurang diberkati. hanya orang yang berhasil yang dapat menolong orang gagal. hanya orang yang buta yang dapat menolong orang buta. Jadi, menjadi seorang bintang adalah hal yang sudah sewajarnya Tuhan inginkan dari kehidupan kita.

Bagaimana seorag bintang di mata Tuhan? Aku percaya bahwa di mata Tuhan seorang bintang adalah orang yang berhasil di dalam panggilan hidup yang telah Tuhan tentukan.

Manusia akan merasakan kebahagiaan ketika hidup dalam panggilan hidup yang di tetakpkan-Nya. Anda akan merasa sukacita ketika anda berhasil menjadi orang yang Tuhan kehendaki. sukacita yang lebih besar daripada waktu Anda berhasil mengalahkan saingan Anda dalam mendapatkan idaman hati anda, lebih dari waktu anda mempunyai mobil baru, dan yang pasti lebih besar daripada ketika anda menang lotre.

DIPANGGIL UNTUK BERHASIL

Ada seorang tokoh Kristen terkenal mengatakan " Tuhan tidak memanggil kita kepada keberhasilan, tetapi Tuhan memanggil kita kepada kesetiaan." Apa benar Tuhan hanya memanggil kita untuk memiliki karakter baik saja, tetapi tidak berhasil? John Maxwell :Kita harus lebih dari sekedar setia, kita harus menghasilkan buah" Dan, bagaimana caranya kita dapat berbuah dengan lebat? Saya percaya bahwa kita dapat berbuah secara maksimal jika kita berkarya sesuai dengan panggilan kita masing masing. Seorang bintang adalah seorang yang berkarya dan berbuah banyak. Di samping itu, pada waktu kita berbuah kita akan merasakan sukacita yang luar biasa (Yoh 15:11)

Jadi apakah kita dipanggil untuk menjadi berhasil? Saya percaya jawabannya adalah ya! Masalah yang sekarang kita hadapi adalah bahwa sudah terlalu lama orang orang kristen dan gereja gereja hanya memusatkan usaha dan perhatian mereka kepada karakter saja. Kita didorong untuk menjadi baik, sabar, setia, penuh kasih, tidak sombong, dan karakter karakter baik lainnya, tetapi kurang didorong untuk mengetahui panggilan kita dan menjadi orang orang yang berhasil dalam panggilan tersebut. Oleh karena itu banyak orang kristen tidak termotivasi untuk menjadi bintang bintang bagi Yesus. Marilah kita menjalani hidup kita dengan penuh dan seimbang, jangan hanya memusatkan perhatian kepada karakter saja. Aku tidak mengatakan bahwa karakter itu tidak penting dalam hidup kita, tapa saya hanya mengatakan bahwa seringkali orang kristen itu tidak seimbang.

Dunia mempunyai pandangan dan kriteria yang berbeda tentang seorang bintang. Dunia mengukur keberhasilan seseorang dengan ketenaran dan popularitas. Jika anda tidak dikenal orang, maka anda bukanlah seorang bintang, benarkah?

Coba kita lihat bintang bintang di langit. Berapa banyak yang dapat anda hitung? dengan mata telanjang mungkin hanya ratusanyang kita bisa lihat, dengan menggunakan telsekop jumlah bintang yang dapat kita lihat meningkat jadi ribuan. Tetapi para ahli astronomi memperkirakan bahwa ada sekitar 200 miliar miliar bintang di galaksi. Dan yang mempunyai nama atau yang dikenal oleh manusia hanyalah beberapa saja. Jadi, anda lihat bisa saja anda memang seorang bintang meskipun anda mungkin orang belahan dunia yang lain tidak mengenal anda.

Erma Bombeck, sorang jurnalis amerika yang saat ini sudah meninggal, mengingatkan orang orang bahwa ketenaran dan kesuksesan itu berbeda. Madonna itu ketenaran, sedangkan Hellen Keller itu kesuksesan. Soal popularitas Madonna, memang lebih dikenal orang dibanding hellen keller, tetapi Madonna itu bukan sukses sejati. hellen Keller,seorang yang buta dan tuli, hidupnya berhasil dalam memenuhi panggilan hidupnya dan membawa kebaikan ke dalam dunia. Itu baru contoh seorang bintang.

Lagipula berbicara soal ketenaran dan popularitas yang penuh sensasi benarkah anda sungguh sungguh meninginkannya? Banyak bintang film mengeluh akan ketenaran mereka karena meraka tidak bisa lagi menikmati hal hal yang biasa mereka lakukan sebelum tenar. Di lain pihak jika anda menjalani panggilan hidup anda dan mengerjakannya dengan sebaik mungkin, saya percaya bahwa nama anda akan mulai dikenal oleh orang banyak.

Apakah benar bahwa menjadi bintang itu harus kaya raya? Itu adalah kebohongan besar yang dipercaya banyak orang. Kekayaan itu tidak ada hubungannya dengan menjadi orang yang berhasil dimata Tuhan. Dan yang lebih penting lagi jangan jadikan kekayaan sebagai salah satu sasaran yang harus anda capai dalam hidup ini.

Kalau begitu apakah orang kaya itu tidak berkenan di mata Tuhan> apa Tuhan tidak akan pernah memberkati orang orang Kristen yang berhasil dalam panggilannya? Tidak demikian. Saya sungguh percaya bahwa Tuhan kita senang memberkati anak anak-Nya tetapi kekayaan dan uang hanyalah salah satu dari berkat berkat tambahan atau hasil sampingan saja dari yang akan mengikuti kesetiaan dan keberhasilan seseorang, tetapi jangan menjadikan itu sebagai motivasi kita dalam usaha kita menjadi seoarang bintang di mata Tuhan.

Upah apa yang akan kita dapatkan dari keberhasilan kita di mata Tuhan yang jauh kebih berharga dari pada uang? Sukacita yang penuh, kedamaian, kesehatan, keluarga yang harmonis, dan Hubungan yang baik dengan Tuhan. Itu semua jauh lebih berharga daripada uangg dan harta benda. Pernakah anda mendengar orang yang sangat kaya berkata : Kalau saja istri dan anak anak saya bersama sama dengan saya sekarang ini, tentulah kekayaan saya ini akan menjadi berarti.

Janganlah takut akan kekurangan berkat finansial, sebab Tuhan adalah sumber segala kekayaan di dunia ini. Uang itu sebenarnya adalah sarana yang Tuhan berikan kepada kita untuk mengerjakan tugas tugas yang Tuhan berikan untuk kita. Jika kita setia dalam perkara kecil, Tuhan akan berikan perkara besar. Dan, saya percaya bahwa tugas yang lebih besar akan memerlukan sarana yang lebih besar lagi. Jadi jikalau tugas itu memang dari Tuhan maka sudah menjadi tanggung jawab TUhanlah untuk memberikan sarana tersebut kepada kita supaya tujuan-Nya boleh tercapai.


Janganlah jadikan nama harum dan berkat keuangan sebagai motivasi anda untuk menjadi seorang bintang, meskipun kedua hal itu akan menyertai seorang bintang sejati. Jadi, jikalau begitu apa yang harusnya menajdi motivasi kita dalam menjadi seorang bintang? Motivasi yang layak kita pegang adalah untuk menyenangkan Tuhan dengan menjalani kehendakNya. menjadi bintang adalah kehendak Tuhan bagi kita semua.


Semoga kita dapat menjadi berkat bagi orang orang di sekitar kita. Tuhan Yesus Memberkati :D


cheers, STASYA!